My First…

Gtw knapa hdup rasanya makin g jelas.. gk tntu arah..
pola hdup makin g teratur, udh seminggu g bisa tdur, makan udh g nafsu lg, ngerasa kesepian.. udh gtw lagi tujuan hidup ini..
damn its the worst season of my life..
hanya mencoba utk menuliskannya..

Sakit ini mendera keras
Sungguh ini suatu dilemma hidup
Pilihan untuk bertahan atau terkapar
Di altar istana bersemayam setan dan iblis
Dimana mahkota raja dipakai di kakinya
Jubah emasnya dijilati anjing-anjing penyakitan
Air liurnya mengalir deras dan mewabah
Aku berjuang untuk melewati altar terkutuk
Menapaki labyrinth yang entah kemana arahnya

Merangkak di lorong-lorong kecil yang gelap
Seakan perjalanan tiada akhir
Berat mataku ini untuk terbuka
Halusinasi menutup pandangan ku
Tertusuk kaki ku dengan duri tajam
Duri dari taring ular-ular berbisa
Terhenyak aku dari khayalan
Terbelalak mataku merah
Perih bagai tertusuk ratusan jarum karatan
Kupanjat tebing penuh kalajengking
Kurasakan sengatan nya berkali-kali
Racun menyebar ke dalam tubuhku
Merobek tenggorokan ku dengan cepat
Menyayat urat syarafku dengan lembut
Terhanyut dalam khayalan yang kelam

Ku dihadapkan pada sosok yang hitam
Tubuhnya dipenuhi nyamuk yang berdesing
Telunjuknya menyentuh kening ku
Kukunya menggores keras
Darah perlahan menetes
Mencuat kencang
Mengalir deras membanjiri khalayanku
Warna merah yang sejati menggugah alam sadarku
Kuselami sungai darah kematian
Tak henti-hentinya kugapai permukaan
Permukaan mengakhiri perjalanan imajinasiku
Sekejap ku hela nafasku yang tersenggal
Kugapai kembali batu tebing dengan pasti
Kupijaki bebatuan tajam berjamur
Teriris-iris filament telapak kaki ku

Sekilas kulihat gerombolan mahluk di puncak tebing
Kudekati
Kutajamkan penglihatanku yang membayang
Kudapati kerumunan mahluk mengerikan
Sosok-sosok seperti mayat hidup
Tulang-tulang dilapisi kelabang
Ditambali lintah-lintah penghisap darah
Serta merta merayuku untuk naik
Uluran tangan yang tulus dengan tatapan yang dingin dan tajam

Lehernya membelenggu rantai nan panjang
Jari-jarinya berkilauan nikmat dunia
Ku terbuai dibawanya kesana
Ku disadarkan oleh hembusan nafas bau bangkai
Dipasung aku
Terjebak aku
Semangat ku yang membara padam sekejap
Dihempas bebatuan es
Berjatuhan keras
Asap nya yang halus namun membekukan syaraf dan nadi
Menyesakkan laju nafas ku

Terpendam amarahku dalam sekam
Geraman meremukkan gigi ku
Menyobek bibir
Hingga alam bawah sadarku menuntunku kembali
Puncak bukanlah tujuan
Perasaan adalah ukuran
Yang dapat ku ukur apakah itu sakit atau nyaman
Kan kucari surga kenyaman dari rasa dan asa
Puncak itu pijakan tertinggi
Namun disekeliling nya terdapat jurang yang menganga lebar

Rasakan kepuasan dari rasa
Rasa sakit bagai asap neraka
Rasa nyaman bagai harum surga
Rasa ini akan hilang jika ku mati
Dihadapkan pada pemegang mahkota tertinggi
Semoga Dia mengenal arwah ku
Dan aku akan kembali ke pangkuan Nya

2 Comments

  1. widiiww,,kata2na edun euy..gez siga pujangga wae nt biir
    keep blogging ah,, tukar link jeung urang ma men ^_^

  2. dekatlah pd tuhan…. miliki tujuan hidup….di dunia / kelak…


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s